Siapkan Talenta Ekonomi Digital, Traveloka Gandeng Monash University

Siapkan Talenta Ekonomi Digital, Traveloka Gandeng Monash University

Diginomi | Sumut. Potensi valuasi ekonomi digital di Indonesia diproyeksikan sentuh angka 315,5 miliar dolar AS, atau setara dengan Rp4.531 triliun pada 2030 mendatang. President Monash University, Indonesia, Professor Andrew MacIntyre mengatakan Indonesia mampu berada pada peta pasar teknologi global.

Selama satu dekade terakhir, pertumbuhan industri teknologi digital membuat inovasi dalam pengembangan produk digital telah meningkat dan ikut berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi digital.

“Tentu saja peluang tersebut harus didukung oleh talenta digital yang unggul, dan Indonesia sedang membutuhkan lebih banyak talenta digital, terutama untuk memenuhi misi pemerintah Indonesia dalam mencapai 9 juta talenta digital pada tahun 2030,” kata Andrew, melalui keterangan tertulisnya, dikutip Selasa (19/7/2022).

1. Menggelar Traveloka Academy untuk pengembangan ekonomi digital

Melalui Traveloka Academy, menurutnya, Traveloka bersama Monash University bekerja sama mendukung pemerintah Indonesia dalam mengembangkan ekosistem ekonomi digital. Dia menyebut Traveloka Academy mengembangkan program peningkatan kapasitas untuk membekali para akademisi dalam menghasilkan talenta digital yang unggul dan berkompetensi sesuai kebutuhan industri teknologi.

“Misi atau tujuan Monash University, Indonesia adalah mendorong berbagai inisiatif berkelanjutan untuk kesuksesan Indonesia. Melalui program Mitra 5.0, kami dengan Traveloka, memiliki misi untuk meningkatkan kapasitas akademisi yang berada di seluruh Indonesia,” kata Andrew.

2. Diikuti lebih dari 60 akademisi dari berbagai universitas di Indonesia

Traveloka Academy secara resmi menyelesaikan fase pertama program pengembangan kapasitas digital MITRA 5.0 pada Jumat, 8 Juli 2022. Program ini diselenggarakan sejak 17 Juni 2022 dan berlangsung selama 4 minggu.

Lebih dari 60 akademisi dari berbagai universitas di Indonesia, seperti Universitas Indonesia, Institut Pertanian Bogor, Universitas Diponegoro, Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Universitas Bina Nusantara, dan lainnya ikut berpartisipasi dalam program ini. Selama program, para akademisi mempelajari proses pengembangan produk dari perspektif ilmu data, teknik, desain produk digital, dan manajemen produk.

3. 50 persen tenaga kerja Indonesia hanya menguasai keterampilan digital tingkat dasar

MITRA 5.0 merupakan program pengembangan sumber daya manusia dan inovasi di bidang teknologi yang bertujuan untuk membekali akademisi Indonesia dengan studi kasus dari industri teknologi. Misi dari program ini, yaitu membantu mencapai target 9 juta talenta digital pada 2030 serta memberikan pengetahuan kelas dunia pada akademisi agar dunia pendidikan tetap relevan terhadap perkembangan teknologi.

Program ini dikembangkan berdasarkan kebutuhan talenta digital Indonesia, di mana pada level nasional, tercatat setidaknya 50 persen dari tenaga kerja Indonesia baru memiliki keterampilan digital tingkat dasar dan menengah. Sementara itu, hanya kurang dari 1 persen tenaga kerja yang memiliki keterampilan digital tingkat lanjutan.

4. Para peserta akan memperoleh banyak pengetahuan dari program tersebut

Dalam kurun waktu 4 minggu, para partisipan yang merupakan tenaga pengajar dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dalam bidang Teknik / Ilmu Komputer / Teknologi Informasi (termasuk Data Science), Bisnis dan Ekonomi / Ilmu Sosial dan Desain telah memperoleh beberapa hasil program yang diharapkan dapat menjembatani kesenjangan antara industri teknologi dan dunia pendidikan, antara lain:

  • Mendapatkan gambaran bagaimana perusahaan teknologi di Indonesia seperti Traveloka bekerja dalam mengembangkan platform digital.
  • Melakukan pendekatan kerja kolaboratif di antara peran multi-disiplinnya dalam mengatasi berbagai ruang masalah.
  • Mempraktekkan pendekatan pemikiran dan desain yang lebih tangkas dan fleksibel untuk digunakan sepanjang proses pengembangan produk digital.
  • Mengadvokasi pembentukan kurikulum, silabus, dan literasi Universitas yang menjembatani persiapan akademik dengan kebutuhan industri teknologi.
  • Membina komunitas praktisi untuk terus saling mengadvokasi dan mendukung.

Sumber: https://www.msn.com/id-id/ekonomi/ekonomi/siapkan-talenta-ekonomi-digital-traveloka-gandeng-monash-university/ar-AAZIQvg?li=AAfuAgL

Ganda Sibarani

Ganda Sibarani

Staf Bidang Perencanaan Ekonomi, Kemaritiman, dan Sumber Daya Alam Bappeda Provinsi Sumatera Utara

Previous Pembukaan W20, Menteri Sandiaga Uno Sampaikan Ini Bagi Pengembangan Pariwisata di Kawasan Danau Toba

Leave Your Comment

Connect With Us

Alamat: Bappeda Provinsi Sumatera Utara Jl. Pangeran Diponegoro 21-A Medan

Diginomi © 2022. All Rights Reserved